Tweet oleh @11304679

Sabtu, 25 April 2015

Sepanjang kasihmu ibu.

Dalam puisiku ibu,
aksaraku terpasung dan membisu.
tumpul gerak jemariku,
sebab tak mampu melukiskan
indahnya kasih sayangmu.
bagiku ibu,
kaulah malaikat,
yang tak pernah lelah menjagaku,
kaulah anugerah terindah,
yang pernah tercipta dalam hidupku,
kasihmu yang tak berbatas,
bak lentera penerang jiwa.
kumohon dekaplah aku dalam pelukanmu,
lebih erat dari yang kau mampu,
biar kurebahkan segala penatku.
dan semoga kelak,
Tuhan memberiku kesempatan, untuk menjadi penghuni telapak kakimu.

Sabtu, 21 Maret 2015

Untuk Sebuah nama

Mungkin terlalu singkat waktu,
untukku beri nama kau bahagia,
tapi detak ini meyakini,
bahwa engkau adalah seorang,
yang di kirim Tuhan untuk ku jaga,
dari segala yang membuatmu terluka,
setidaknya untuk saat ini,
saat ketika kau masih kumiliki.
sebab di sisa waktuku,
takdir hanya memberiku dua pilihan,
dicintaimu dan mencintaimu.

Selasa, 10 Maret 2015

Kita

Kita;
Sepasang tangan yang berdo'a,
Aku menadahkan,
Sedang kau yang mengaminkan.

Kita;
Bumi dan matahari,
Kau menerangi,
Sedang aku yang kau terangi.

Kita;
Sepasang sandal,
Saling menjauhkan diri,
Tapi selalu punya cara untuk kembali.

Kita;
Stasiun dan kereta,
Aku meninggalkanmu,
Dan kau yang selalu tabah menungguku.