Tweet oleh @11304679

Selasa, 26 Januari 2016

Yang terpendam

Demi cinta,
aku percaya kau tak buta,
seperti pagi yang tak punya mata,
atau semilir angin,
yang membiarkan waktu,
berlalu begitu saja.

Demi segala yang kulalui,
dengan isyarat-isyarat yang tak bisa kau pahami,
sebagaimana yang tak kau ketahui,
aku hanya bisa bersembunyi,
di balik mataku sendiri,
dari perasaan-perasaan yang kini,
menguburku di dalam sunyi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar